"Ceklek!" Terdengar suara pintu di depan dibuka
seseorang. Kemudian sesaat terdengar tertutup kembali. Suara langkah seseorang
pun ikut menyusul. Tapi Minho enggan beralih dari tempatnya. Ia tak ingin
merubah posisi silanya menghadap layar LCD di depannya. Tangannya sejak tadi
sudah asik berkutat dengan stick PS. Tak peduli mau ada orang masuk, orang
teriak, orang molor. Ia sudah lupa segalanya kalau sudah bersama benda itu.
"Onew hyung sudah pulang?" malah Key yang menyambut orang yang tak
lain adalah leader mereka, Onew. Onew hanya tersenyum tipis. Rasanya kakinya pegal, seharian syuting iklan.
"Dimana yang lain?" tanyanya, peduli. Sudah 6 tahun ia menjadi ketua dari grup yang cukup terkenal di seantero Korea Selatan, bahkan dunia. SHINee, siapa yang tak mengenal mereka?
"Sudah tidur. Cuma orang satu itu yang sejak tadi mengencani PS!" dumel Key, kemudian masuk ke dapur.
Onew menggeleng pelan melihat bocah satu itu. Padahal ia baru pulang sore tadi. Tadi di telfon sempat mengeluh lelah pada Onew. Eh, sampai di dorm malah bermain PS.
"Minho!" panggilnya. Minho sama sekali tak menyaut.
"Minho~ya!" panggil Onew lagi. Tetap saja Minho hanya diam.
"Ya! Choi Minho!!!" bentak Onew geram. Akhirnya Minho bereaksi. Tapi hanya sebuah gumaman saja yang terdengar dari mulutnya.
"Aigoo. Pindah saja kau ke tempat Kyuhyun hyung kalau seperti ini!" rutuk Onew. Ia ingat betul, sunbaenya, di Super Junior, Cho Kyuhyun sama persis dengan adiknya yang satu ini. Kalo masalah game, selalu nomer 1.
"Nanti kunci pintunya kalo sudah selesai!" titah Onew kemudian.
"Hem," hanya itu yang didapatnya. Tak ingin naik darah, Onew memilih masuk ke kamar. Matanya sudah lengket minta diistirahatkan.
"Matikan lampu ya, kalo sudah selesai?" titahan dari Key terdengar begitu ia keluar dari kamar mandi. Dan lagi-lagi Minho hanya menjawab, "Hem," saja. Gamenya berhasil menjadi penghipnotis paling ampuh untuknya.
***
"Bangunkan aku lebih pagi besok ya, Wokkie?" pinta Yesung sambil memeluk gulingnya. Ryeowook yang masih berdiri hanya menatapnya.
"Memang Yesung hyung mau kemana?" tanyanya penasaran.
"Aku mau jogging dengan Donghae besok. Bangunkan, ya?" pinta Yesung lagi. Ryeowook hanya mengangguk, kemudian menaiki tempat tidurnya.
Baru lima belas menit, Yesung tiba-tiba bangkit dari tempat tidurnya. Ryeowook yang masih membaca buku tentu saja heran.
"Hyung! Eoddiga?" tanya Ryeowook padanya.
Tapi Yesung hanya menunjuk ke pintu. Tanda ia tak berniat menjawab pertanyaan tadi dengan kata-kata.
"Toilet?" terka Ryeowook. Yesung sempat mengangguk sebelum keluar dari kamar mereka. Sedangkan Ryeowook kembali membaca bukunya.
***
"Sial! Kenapa aku bisa kalah?!" rutuk Minho sebal. Kembali diulangnya permainannya. Ia bertekad dalam hati, tak akan pergi tidur sebelum memenangkan permainan itu.
Sekilas, dilihatnya seseorang dengan kaos biru berjalan ke belakang.
"Bukankah Key hyung sudah ke toilet tadi?" gumam Minho kembali berkutat dengan PS-nya. Tak dipedulikannya jam yang makin lama makin merambat malam. "Aku harus menang dulu!"
***
"Hyung! Eoddiga?" Ryeowook berkeliling kamar mencari-cari Yesung. Kemudian ia keluar, mencari ke kamar mandi. Tapi tak ada siapapun di sana.
"Wokkie, Yesung hyung mana?" tiba-tiba Donghae keluar dari kamarnya. Sudah lengkap dengan kaos jogging putihnya.
"Nado molla, Hyung. Dari tadi kucari tidak ketemu. Pagi-pagi sudah tidak ada di tempat tidur."
"Oh, apa sudah pergi duluan?" tebak Donghae. Ryeowook hanya mengedikkan bahunya, tidak tahu.
"OMONA!!!" tiba-tiba suara seseorang mengejutkan mereka. Tak hanya Ryeowook dan Donghae, anggota Super Junior yang lain pun ikut terusik dengan suara tadi.
"Ada apa sih?" tanya Eunhyuk seraya mengucek kedua matanya.
Tak ada jawaban. Mereka memilih keluar. Tepat di depan dorm mereka, teriakan tadi terdengar. Dari dorm SHINee, junior mereka.
"Ada apa?" Mereka masuk begitu saja ke dalam. Toh, pintu dorm itu sama sekali tidak dikunci.
"Loh, Super Junior sunbae ada apa kemari?" tanya Taemin setelah keluar dari kamar. Begitu pula dengan Key, Minho dan Onew. Heran dengan kedatangan mereka.
"Kenapa teriak-teriak?" tanya Sungmin yang masih memakai piama pink-nya.
"Jonghyun~a! Wae geurae?" tanya Onew, kemudian menuju ke belakang. Yang lain mengekorinya di belakang.
"Yesung hyung? Apa yang hyung lakukan di sini?" Jonghyun sudah berdiri di depan pintu kamar mandi. Yang lain ikut melongak ke dalam kamar mandi. Yesung sudah terduduk di atas koslet, dengan mata tertutup.
"Ya Tuhan, hyung! Katanya ke toilet. Tapi kenapa sampai ke toilet SHINee?" dumel Ryeowook menepuk jidatnya pelan. Yang lain malah melongo.
"Kau pasti tidak mengunci pintu, kan?!" semprot Key pada Minho yang ada di sampingnya. Yang disemprot malah garuk-garuk kepala sambil memamerkan deretan putih giginya.
END